Rabu, 20 April 2016

Sebenarnya penjelasan yang lebih baik adalah karena aku sering berubah pikiran. Semuanya menjadi absurd. Bukan ragu - ragu atau plintat - plintut, tetapi memang itulah tabiat burukku sekarang, berbagai paradoks itu. Bilang iya tetapi tidak. Bilang tidak, tetapi iya. Terkadang iya dan tidak sudah tidak jelas lagi perbedaanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

b:section-contents id='footer-1'/>b:section-contents id='footer-2-1'/>b:section-contents id='footer-2- 2'/>b:section-contents id='footer-1'/>b:section-contents id='footer-2-1'/>b:section-contents id='ooter-2-2'/>