LOVE IS YOU
Jumat, 16 September 2016
Cerita yang telah usai
Malam ini tak seharusnya lagi menjadi pengingat kenangan masa lalu. Biarkan air yang jatuh dan mengalir membawa kenangan itu pergi jauh. Menghapus segala yang pernah terjadi antara aku dan dia.
Bukan... Bukan karena tak ingin lagi. Tetapi untuk apa kenangan itu tersimpan? Ia selalu berteriak meminta tuk kembali diingat.
Sampai dititik terakhir ini, aku sadar bahwa aku telah dibutakan oleh rasa sayang. Disakiti berkali - kali tak membuat diri ini lantas pergi, tetap bertahan karena alasan sayang. Rasa sayang itu membuat aku lupa, sampai menutup hati, bahwa tanpa sadar ada orang lain yang sedang menunggu, memperhatikan, menahan rasa sakit, seseorang yang benar benar tulus mencintaiku.
Sudahlah, cerita ini, cerita antara aku dan dia, benar - benar sudah usai. Lagi pula pemilik kenangan itu sudah membuat kenangan baru bersama yang lain. Dan begitupun aku. Mencoba membuka kembali hati ini untuk membuat kenangan baru bersama yang lain, tentunya kenangan bahagia. Dan berharap tak berakhir seperti dulu lagi.
Maka dari itu, ku persilahkan hujan untuk membawa kenangan itu pergi jauh,..........
Rabu, 01 Juni 2016
SELAMAT HARI LAHIR PANCASILA
Selamat hari lahir Pancasila!
Semoga bukan hanya pelajar saja yang menghafalkan pancasila, tetapi orang - orang diluar sana yang bukan pelajar 'masih' ingat dengan isi - isi pancasila. Bahkan akan lebih dahsyat jika seluruh komponen bangsa bisa memaknai dan mengamalkan dasar - dasar negara ini.
Miris memang, melihat pancasila hanya hadir dalam satu acara penting, dan hanya dianggap sebagai suatu kewajiban peserta upacara untuk mengucap ulang pancasila.
Bukankah sebenarnya pancasila memiliki makna yang lebih besar dan lebih penting dari itu?
Kalaupun ada beberapa komponen yang tau isi - isi pancasila dan sebagian lainnya melupakan, menganggap pancasila bukan sesuatu yang penting, mungkin rasa nasionalisme mereka sudah hilang. Mungkin mereka lupa dengan apa yg mereka pelajari semasa sekolah, tentang perjuangan para pahlawan untuk menjadikan kelima kalimat tersebut menjadi dasar negara yg hingga kini kita sebut PANCASILA.
Semoga bukan hanya para petinggi negara saja yg kita tuntut untuk mengamalkan pancasila, tetapi dimulai dari diri sendiri, dan disebarkan kepada orang lain. Sehingga seluruh komponen bangsa dapat menghargai arti penting pancasila dan mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rabu, 25 Mei 2016
Hari yg cerah.
Tanpa awan tanpa hujan.
Kau pancarkan energi yg buatku tak mengalihkan pandang.
Ku tatap dibalik keramaian.
Ku ungkap dalam keheningan.
Dan menunggu hadirnya kau.
Hingga suatu pagi yg indah dengan ditemani tetesan embun diatas daun talas.
Kau datang.
Membawa sejuta kebahagiaan.
Bibir ini tersenyum.
Hati berdebar.
Telinga ini pun sejenak tuli, tak mendengar.
Bulan sabit telah menjadi bulan sabit kembali.
Dan berubah menjadi sebuah matahari yg terbit dari timur.
Sadarkah kau?
Dalam sekejap kau runtuhkan impian dan harapan.
Kau mematahkannya.
Ku tegarkan diri dan mencari jati diri.
Tak ku usik sedikitpun kehidupanmu juga temanmu.
Bertahun sudah berlalu.
Kupikir sembuh sudah kenangan pahit.
Namun setitik kekecewaan itu masih membekas dalam diri.
-dwioktaf
Sabtu, 21 Mei 2016
Entah apalagi yang terjadi. Seakan semua datang dan pergi silih berganti, tanpa sebab yang jelas. Kau datang kembali dengan membawa sebuah senyuman indah. Sadarkah kamu? Banyak harapan tersimpan disini. Tapi, sebab kamu datang bukan itu. Hanya untuk membahagiakan dirimu sendiri saja, hanya sesaat. Saat kau lelah dengan penat, kau kembali kepadaku, untuk kembali dapatkan kebahagiaan itu. Lantas, setelah kau sudah bisa kembali menbuat senyuman indah dibibirmu, kau pergi dan kau berikan senyuman itu untuknya....
Rabu, 11 Mei 2016
Terimakasih guruku!
Setiap manusia di muka bumi pasti akan tumbuh dan berkembang melalui perjalanan waktu. Waktu yang lalu kita sebut sejarah dan waktu yang akan datang disebut masa depan. Apa yang kita lihat dari sejarah hidup masing - masing semuanya adalah pelajaran.
Ada dua hal yang pernah dilalui oleh setiap orang, yaitu gagal dan berhasil. Apakah benar kedua kata itu ada? Jujur saya masih ragu, karena perbedaan antara kegagalan dan keberhasilan hanyalah pada masalah sudut pandang saja. Keduanya sebenarnya sama. Itulah sebabnya kenapa banyak orang yang percaya bahwa kegagalan itu sebenaenya merupakan keberhasilan yang tertunda.Bila konsep itu kita gunakan untuk menata masa depan, maka hidup akan semakin mudah dan ringan. Bila kita yakin tidak takut menghadapi keberhasilan, maka yakinlah bahwa kita pun sebenarnya tidak takut dengan kegagalan.
Saya tidak bermaksud menggiring engkau untuk mencapai kegagalan, namun ingin menuntun agar engkau tidak lagi dihantui oleh ketakutan akan gagal menghadapi masa depan. Yakinlah, tidak ada yang gagal dalam hidup kita. Yang harus kita lakukan saat ini adalah belajar terus agar kita mempunyai wawasan yang dapat menyebabkan kita mampu melihat setiap sisi kehidupan kita dari sudut - sudut yang berbeda. Bila itu bisa dilakukan, akan banyak pilihan tersedia di hadapanmu.
Semakin banyak pilihan yang tersedia untuk kita, semakin memudahkan kita menempuh kehidupan dalam rangka meraih masa depan. Lulus SBMPTN mungkin menjadi tujuan utamamu hari ini, saya doakan agar engkau sukses dan gemilang meraih apa yang di cita-citakan itu. Tidak ada kata terlambat untuk meraih kesuksesanmu. Allah SWT menciptakan masa depan untuk engkau pilih. Jangan ragu, ambilah!
Bila merasa berat untuk mencapai itu, berdoalah dan tetaplah berusaha, belajar...belajar dan terus belajar. Biarkan frustasi mengikutimu. Bila engkau, merasa tak mampu, ingatlah bahwa Tuhanmu tidak membuatmu dalam keadaan sia - sia. Pasti di sisi tertentu, engkau adalah sebenarnya luar biasa dan lebih unggul dari yang lain. Dan, yang paling penting, bila doa terus engkau sampaikan, Tuhanmu tidak akan membiarkanmu sendirian tanpa kekuatan. Jadi yakinlah, engkau pasti mampu! Engkau pasti bisa!
Dan, bila apa yang di cita-citakan tak tercapai, bukanlah kegagalan tengah mendekapmu, tapi kamu tengah salah memilih sudut pandang. Bangkitlah... dan ubahlah sudut pandang itu!!
Engkau akan disebut hebat bukan karena sering jatuh, tapi bila engkau mampu bangkit dari setiap jatuhmu.
-Saptana Surahmat
Selamat tinggal
Untuk sekarang, aku ikhlas. Aku rela.
Semua penantianku, dan semua perjuanganku untuk tetap menjaga komitmen ini, kuakhiri sampai disini.
Bukan aku yang ingin mengingkari, tapi semua sudah jelas. Untuk apa aku bertahan? Sedangkan hati itu tak lagi untukku.
Maaf atas segala perbuatan yg telah aku lakukan.
Terimakasih, untuk pernah mengisi hari - hari ku, terimakasih telah meninggalkan banyak pelajaran untuk hidupku di masa depan.
Semoga masa depan aku dan kamu lebih baik dengan adanya pelajaran di masa lalu.
Sampai jumpa dengan kebahagiaan masing-masing! ☺
Sabtu, 07 Mei 2016
Tak peduli
Hujan itu datang lagi.
Tapi kini ia datang sendiri, tanpa ditemani petir dan kilatnya.
Kemana petir dan kilat yang biasanya membuat aku membenci hujan?
Kini aku kembali tenggelam dalam gemerciknya air.
Tetesan air yang jatuh mengalunkan nada nada indah.
Mengantarkan ku pada kenangan bersamamu.
Aku muak. Aku benci.
Untuk apa aku terlena kembali pada kenangan itu?
Untuk apa?
Berkali kali hati ini tergores, karena ketidakpedulian mu padaku.
Tapi tetap saja aku terus menunggu.
Berharap keajaiban akan datang.
Aku lelah dengan semua ini.
Mengapa tak kau rasakan betapa sakitnya hati ini menahan rindu?
Menunggu dan berharap kau datang untuk menyapaku.
Tapi kau tak lagi peduli. Tidak.
Karena mungkin bagimu, bagaimana pun aku, seberapa sakit pun aku, sebanyak apapun air mata itu jatuh, aku bukan urusanmu lagi.
Sedih memang jika ternyata benar seperti itu adanya. Tapi kau tahu? Aku masih tetap disini. Dengan perasaan yang sama.